Rabu, 02 Mei 2018

Piala Pencari Uang

PIALA PENCARI UANG

Keberadaan suatu usaha tak terlepas dari peran Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam, begitu saling berkaitan, hal ini juga yang kami dapati ketika berkunjung ke UD Zahra Desa Sukosari. UD Zahra memproduksi kaki piala berbahan kayu, Usaha ini sudah berlangsung sekitar 7 Tahun di pelopori oleh bapak hadi, saat ini karyawan UD Zahra berjumlah 12 orang berasal dari warga sekitar lokasi produksi.
latar belakang keunikan serta keiukutsertaan warga asli desa Sukosari ini menjadi daya tarik BUMDESA Sukosari Jaya untuk dapatnya bermitra dengan UD Zahra terutama permasalahan marketing, sebenarnya menurut Pak Hadi dalam permaslahan marketing UD Zahra sudah ada dan bersifat satu arah dikarenakan bekerja sama dengan Produsen Piala di Surabaya.
kesempatan ini digunakan BUMDesa untuk membantu pemasaran UD Zahra yaitu sekitaran Lumajabg, Jember, Probolinggo.
( Marzuki )

Karya Nyata Putra Daerah

Karya Nyata Putra Daerah

Bakat keterampilan individu manuasia tidak lah sama, semua dianugerahi bakat namun jika tidak diasah dan digembleng serta di bina semua akan menjadi ke sia-sian belaka, maka diperlukan suatu program atau suatu paket pemberdayaan yang nyata jika memang pihak pihak pemerintah mau membantu bidang ini.
Anugerah bakat keterampilan ini terlihat dari karya karya yang juga dihasilkan oleh individu tersebut, ini kami lihat ketika kami berkunjung kerumah kreatif yang berlokasi di Rojopolo Persil Desa Rojopolo kecamatan Jatiroto, pada bulan April 2018, kedatangan kami adalah juga untuk bertemu langsung dengan bapak Saipul betz sebagai pemilik rumah kreatif ini.
Kami sungguh Terkesan oleh hasil - hasil karya dari saudara Saiful ini yang terdiri dari , Miniatur dari bahan bunga tebu, wayang kulit dari bahan kulit kambing, serta kaos oblong serta pigura, sungguh lengkap lah rumah kreatif ini, sehingga tidak salah jika BUMDESA Bumi seroja Desa Rojopolo mengajak bergabung Bapak saipul

Selasa, 17 April 2018

Sehat - Sehat Kuat - Kuat

SEHAT SEHAT KUAT - KUAT

Program Hidup Bersih dan Sehat merupakan program pengenalan cara dan langkah hidup sehat, program ini merupakan salah satu program kabupaten Lumajang yang digawangi Dinas Kesehatan kabupaten Lumajang.
Desa Rojopolo berinisiatif menyukseskan PHBS ini dengan menyelenggarakan Pertemuan Persiapan Pendataan Sarana Sanitasi Rumah Sehat Tingkat Puskesmas Jatiroto, kegiatan ini merupakan kerja bareng Pemerintah Desa Rojopolo dengan Puskesmas Jatiroto, Kerja bareng ini membuat semua program lebih mudah di Implementasikan dilapangan secara baik.
Acara ini dihadir oleh kader - kader Posyandu gerbang mas yang merupakan ujung tombak program -program kesehatan di semua desa/
( Nonik )


Koordinasi Saling Silang

KOORDINASI SALING SILANG

Tak ada kata yang wajib dari sebuah pendampingan atau fasilitator selain kata KOORDINASI, tak mengenal kebosenan untuk berkoordinasi, inilah semangat yang terjalin antara Pendamping Di Kecamatan jatiroto, tidak mengenal dari instansi apa yang penting punya objek yang sama yaitu Desa, ini tercemin dengan seringnya Pendamping Keluarga Harapan ( Kemensos ), Tenaga Pendamping Profesional ( Kemendes ), Tenaga Pendamping Desa ( DMPD Kabupaten Lumajang ) berkoordinasi dan saling memberikan Informasi serta penguatan.
Para Pendamping ini merupakan motor yang bergerak sanagt aktif untuk mewujudkan kemandirian Desa, seperti yang Rapat Koordinasi yang dilakasanakan pada tanggal 21 Maret 2018, untuk menyajikan data kependudukan yang berbasiis ekonomi ( faktor kemiskinan ) karena data ini yang memiliki kearutan dan kevaklidan adalah PKH maka Pendamping Lokal Desa berkoordinasi agar pelaksanaan Padat Karya Tunai tepat sasaran ( Program Yang Berdasar SKB 4 Menteri )
Koordinasi diatas tidak berhenti PKH dan PLD namun TKSK juga berperan memberikan data Stunting ( kegagalan Pertumbuhan Badan )
( Indah )

Cair Untuk cepat Mengalir

CAIR UNTUK CEPAT MENGALIR

Upaya percepatan pertumbuhan ekonomi desa dengan mengupayakan Pendapatan Asli Desa ( PAD ) merupakan Mutlak harus bisa dilaksanakan oleh Pemerintah Desa. Banyaknya aliran dana yang mengalir deras ke desa sebisa mungkin dikelola dengan baik dan akuntabel.
Upaya percepatan ekonomi desa ini juga bisa terlaksana jika semua stakeholder didesa bersinergi, pencapaian itu tak sekedar omong kosong belaka namun bisa direalisasikan dilapangan, salah satunya dengan jalan menghidupkan embrio - embrio perekonimoian masyarakat desa dalam wadah Badan Usaha Milik Desa, Hal ini yang mendasari Pemerintah Desa Jatiroto memberikan Penyertaan modal ke BUMDESA Jaya Makmur Pada tanggal 28 Maret 2018. ini  merupakan momentum yang sangat baik Bapak Harjiman selaku ketua BUMDesa Jaya Makmur sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Jatiroto Nujum yang telah menfasilitasi penyaluran dana ke BUMDESA dan siap menjalankan amanah.
sementara Unit Usaha Simpan Pinjam yang dijalankan oleh BUMDESA JAYA MAKMUR berdasarkan Proyeksi kelayakan usaha yang telah dibuat oleh Tim Unit Usaha Bumdesa.
( PURNOMO )

Minggu, 15 April 2018

Persahabatan tidak mengenal Jabatan


"Persahabatan bagai kepompong mengubah ulat menjadi Kupu - kupu, hal yang tak mudah menjadi Indah, maklumi teman hadapi perbedaan", kutipan syair lagu dari Sindentosca yang dirilis sekitar Tahun 2010. penuh makna yang nyata didunia Birokrasi kekinian. "sak koncoan sak Lawase " juga memberikan energi yang dahsyat dalam penanaman kerjasama yang teralun asyik membuktikan Birokrasi bukan sesuatu yang kaku dan menakutkan.
beberapa hal diats yang coba digelorakan oleh dulur - dulur Dinas Pemberdayaan masyarkat dan Desa Kabupaten Lumajang dengan seringnya bersilaturrahim ke desa - desa se Kabupaten Lumajang, hal ini juga terbukti sekali ketika tim DPMD yang digawangi oleh Kabid Bina Pemerintah  Desa Dadang Prastiawan dan  Zainuddin Zuhri saat "mampir" ke Desa SukosariKecmatan Jatiroto selepas melaksanakan tugas didesa Kalidilem pada tanggal 29 Maret 2018. Hal ini dilakukan oleh Pak Dadang untuk lebih mendekatkan dan mendengar keluh kesah desa sehingga informasi bisa langsung diterima sehingga pihak DPMD kabupaten Lumajang bisa sigap dalam melakukan kebijakan yang bersentuhan dengan desa.
( marzuki )

Malem Ya Masih Kerjalah

MALAM YA MASIH KERJALAH

Pelayanan prima untuk masyarakat merupakan hal yang sangat wajib dan super wajib di jaman milenial ini. Virus positif ini yang dikembangkan oleh Pemerintah Kecamatan Jatiroto untuk mewujudkan Visi Misi ini.
Pendapat dari masyarakat begitu senang dan sangatt antusias, seperti pada malam itu 26 Maret 2018 saat penulis juga mengantar warga untuk mengurus surat pindah domisili.
Pelayanan malam Kecamatan Jatiroto memang tidak setiap hari namun pada hari - hari tertentu yaitu pada senin malam dan rabu malam, menurut bapak Kacuk kasi Pelayanan Kecamatan Jatiroto hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan sehingga kecepatan pengurusan ini bisa berdampak pada hal - hal yang sangat diperlukan masyarakat dalam hal administrasi kependudukan
( Zainul )

Dimanapun Koordinasi bisa jadi

DIMANAPUN KOORDINASI BISA JADI

Sebuah jalinan erat komunikasi dan koordinasi tidak harus dibangun dari material - material yang formalitas dan kedinasan, namun bisa disusun dengan peta - peta minimalis sebuah obrolan ( jagongan ) ringan warung kopi, adat budaya ini merupakan kearifan lokal yang merupakan strategi memecahkan sebuah permasalahan secara jernih. mudah dan cepat bisa teratasi. 
tehnik ini teruji mumpuni untuk membentuk karekter hubungan yang harmonis, semua permasalahan pekerjaan bisa dicarikan solusi yang mumpuni dan jitu, dengan ngobrol santai ala warung kopi semua sama rata , tidak ada atasan atau bawahan yang ada Sohib Bro, jargon ini senantiasa muncul dalam jagongan nyantai ini , dimana yang hadir adalah Kasi Pemerintahan Kecamatan Jatiroto Febri Utomo, Korcam TPD Imam Fatoni, PLD Eko Suwantoro serta beberapa teman yang lainnya dalam pokok bahasan Peraturan Desa, jagongan nyatai ini bertenpat di warung Biba Depan kecamatan Jatiroto yang merupakan tempat yang sering dijadikan kantor sementara.
( Annisa )


Sekdes Penjual Melon

SEKDES PENJUAL MELON

Tak ada yang menyangka dan tahu jika pedagang gas 3kg ( melon ) dan air mineral kemasan galon yang sering berkeliling seputaran dusun Krajan 2 Desa Kaliboto Lor adalah seorang Sekretaris Desa ( Carik ), dari pembawaannya yang sederhana, sopan santunnya melayani pelanggan. Sungguh sangat diluar dugaan, itulah beberapa kata yang bisa menggambarkan seorang Adi setyo Wibowo SE. Sarjana Tamatan Universitas Negeri Jember ini yang sat ini diamanahi sebagai Sekretaris Desa Kaliboto Lor
Yoyok panggilan akrabnya memulai karir dalam pemerintahan desa semenjak menjadi Sarjana Pendamping yang dikemudian hari lebih kita kenal sebagai TPD ( Tenaga Pendamping Desa ) pada Tahun 2007 dan bertugas didesa Kaliboto Kidul, pada tahun 2016 tepatnya dibulan November Yoyok mendaftar menjadi Sekretaris Desa dan Alhamdulillah terpilih dengan sangat mulus.
diluar kesehariannya menjadi Aparatur Sipil Negara Yoyok diwaktu senggangnya menyempatkan diri berwira usaha yang sudah ditekuninya semenjak menjadi TPD, hal ini dikarenakan penghasilan TPD pada waktu itu sangat minim sehingga untuk memenuhi kehidupan sehari - harinya Yoyok harus berjibaku dengan melon serta galon.
enjoy saja menurutnya ketika ditemui penulis disela sela kesibukannya melayani masyarakat Kalibto Lor, dan rupanya tidak hanya sebatas wirausaha ini saja Yoyok juga sibuk dengan pertanian yang dikelola dan dikembangkannya selepas kepergian ayah tercintanya. tak ada rasa malu yang penting halal.

Kuat Semakin Kuat Untuk Kuat


Kuat Semakin Kuat Untuk Kuat

Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa Mustahil hanya dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Lumajang, dengan berdasar hal tersebut Camat Jatiroto Drs Matali Bilogo S.Sos menginstrusikan kepada jajarannya untuk melakukan pembinaan Administrasi Pemerintah Desa.
Hal ini sebenarnya adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan pada tiap bulannya, selain sebuah wadah peningkatan kapasitas acara ini merupakan wujud pertalian kuat antara pemerintah kecamatan Jatiroto dengan desa - desa se kecamatan Jatiroto
Adapun beberapa materi yang diberikan adalah buku buku administrasi desa yang dikerjakan para perangkat desa.
Untuk Desa Banyuputih Kidul mendapatkan jatah pembinaan pada tanggal 19 maret 2018, dihadiri oleh seluruh perangkat desa serta ketua posyandu gerbang mas serta TP PKK Desa Banyuputih Kidul
( Siswanto )

Oleh - oleh dari Desa Ponggok

Oleh - oleh dari Ponggok

Pada Tanggal 13 - 15 Maret 2018 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD ) Kabupaten Lumajang menyelenggarakan Studi banding ke desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan Kapasitas serta pengetahuan para Perangkat Desa se Kabupaten Lumajang.
Penulis ikut serta dalam acara ini sesuai dengan kapasitas penulis sebagai Pendamping Lokal Desa Kecamatan Jatiroto, Penulis hadir sebagai tindak lanjut surat Perintah Kepala DPMD Kabupaten Lumajang.

Ada beberapa hal yang penulis dapatkan dalam studi banding kali ini
1.       Rasa nyaman dan aman merupakan gambaran utama ketika pertama kali masuk Desa Ponggok
2.       Pengkajian Potensi Desa yang bekerjasama dengan perguruan tinggi ( Universitas Gajah Mada )
3.       RPJMDesa yang berbobot karena diproses secara sangat professional
4.       Seringnya Pemerintah Desa melakukan kunjungan ke daerah – daerah lain sehingga bias mengadopsi hal – hal baik
5.       Adanya program satu rumah satu sarjana, hal ini bukti keseriusan desa dalam meningkatkan Sumber Daya manusia
6.       Penggunaan Tehknologi Informasi disemua Sistem Administrasi Desa
7.       Penguatan PKK Desa
8.       Pengembangan Studi Desa
9.       Penguatan BUMDesa Tirta Mandiri Desa Ponggok yang sudah dapat Investasi dari PT Tirta Mandiri Produsen Aqua

dDengan adanya beberapa hal penting diatas Penulis sampaikan dalam acara Koordinasi Pemerintah Kecamatan Jatiroto yang dihari Sekretaris Desa, Kasi Pemerintahan, Kaur Perencanaan.sehingga diharapkan hal - hal yang disampaiakan penulis bisa di Implementasikan di Kecamatan Jatiroto.
jj( Eko Suwantoro )

Know us

Our Team

Tags

Video of the Day

Contact us

Nama

Email *

Pesan *